Sejarah Perang Korea yang Belum Ada Kesepakatan Damai

155 views 3:57 am 0 Comments December 25, 2023

Sejarah perang Korea menjadi sebuah catatan kelam dunia yang sampai saat ini terus terjadi. Walaupun kondisi sekarang hanya memanas, namun bisa saja keduanya kembali mengulang pertempuran besar masa lalu. Kedua negara ini pertama kali melakukan bersitegang pada tahun 1950. Pada dasarnya konflik tersebut bukan sebatas perang antar saudara saja, melainkan ada kepentingan dan campur tangan dari negara lain.

Sejarah Perang Korea yang Belum Usai

Bila melihat kondisinya sampai sekarang, sebenarnya kedua negara ini belum menyatakan kata damai. Mereka hanya berjanji untuk gencatan senjata, tidak heran salah satunya bersiap andai saja perang terjadi lagi.

Untuk memahami bagaimana situasinya dan memastikan siapa yang sebenarnya bersalah dalam keadaan ini, Anda harus tahu bagaimana perjalanan sejarahnya. Berikut kami akan sampaikan, mengapa Korut dan Korsel bisa berperang.

  1. Penyebab Umum Mengapa Keduanya Berperang

    Sejarah perang Korea tidak akan lepas dari peran dua negara adidaya waktu itu yaitu, Amerika Serikat (Mendukung Seoul) dan Uni Soviet (Berpihak kepada Pyongyang). Keduanya berseteru akibat persaingan ideologi. Dalam catatan yang ada, perang dunia berakhir pada 1945. Walau semua negara sudah menyatakan damai, namun masih ada perseteruan antara blok timur (Uni Soviet) serta barat (Amerika)

    Pada masa ini, AS dan US sama-sama memperebutkan satu kawasan di Semenanjung Korea. Terlebih saat kawasan tersebut akhirnya terbebas dari penjajahan Jepang setelah 35 tahun lamanya. Kemerdekaan itu ternyata tidak bertahan lama karena semenanjung ini diperebutkan dengan mempengaruhi salah satu kawasannya. Hingga akhirnya mereka menjadi sekutu sampai sekarang (Rusia menjadi pengganti Uni Soviet).

    Desember 1945, ada upaya untuk membentuk negara yang demokratis. Hal ini terjadi akibat perjanjian Postdam sehingga menghasilkan konferensi Moskwa, sayang keinginan itu gagal, justru mendirikan kedaulatan masing-masing. Pada 1948, Amerika membentuk South Korea dengan ibukotanya adalah Seoul. Sekaligus menunjuk pemimpin negara waktu itu adalah Syngman Rhee, dengan kekuatan militer mumpuni dan tampak lebih kuat.

    Tidak mau kalah Uni Soviet akhirnya menunjuk Kim II Sung sebagai pemimpin dari Republik Demokrasi Rakyat Korea. Di mana ibu kotanya berada di kawasan Pyongyang. Baik pemimpin blok barat atau timur, seperti kurang berminat untuk mengadakan perundingan agar semenanjung tersebut bisa menjadi satu negara. Dari sinilah awal mula sejarah perang Korea tersebut terjadi.

  2. Penyebab Secara Khusus

    Bukan hanya disebabkan oleh latar belakang secara umum saja, konflik tersebut juga mempunyai penyebab khusus. Salah satu dan menjadi pemicu utama adalah keputusan dari Sidang PBB. Pada Desember 1948, Persatuan Bangsa-Bangsa mengadakan sidang umum, pembahasannya mengenai semenanjung Korea.

    Dalam rapat tersebut memutuskan dan mengesahkan pemilu Korsel sekaligus menjadi satu-satunya pemerintahan sah. Sementara, Pyongyang sendiri tidak mendapatkan pengakuan dari seluruh negara. Bahkan mereka merasa bahwa seluruh haknya tidak terpenuhi, sehingga protes kepada PBB sertai AS, kondisi ini akhirnya dimanfaatkan Soviet.

    Sejarah perang Korea menjadi jalan utama agar semua hak masyarakat yang tinggi di kawasan utara juga mendapatkannya. Pengaruh US sangat besar sehingga Kim II Sung merasa perlu mengambil kawasannya. Karena protes dan keberatan tidak dipedulikan oleh PBB atau Amerika Serikat, akhirnya Pyongyang memutuskan untuk menyatakan perang sebagai jalan utama. Terlebih pihak militer juga sudah siap melakukan serangan.

  3. Terjadinya Serangan Kedua Belah Pihak

    Sejarah perang Korea akhirnya tercatat pada 25 Juni 1950. Waktu itu secara mendadak pihak Korut mengirim sekitar 75 ribu pasukan ke kawasan perbatasan pararel yang telah disepakati. Serangan dadakan tersebut membuat pihak selatan merasa belum siap, hingga akhirnya kawasan utara mampu menguasai beberapa kota. Ada Chungchon, Ongjin, serta Kaesong, sebenarnya masih ada satu lagi yaitu Seoul.

    Tetapi sebelum menyerang kawasan tersebut, cuaca buruk terjadi. Pihak Korut memutuskan untuk berhenti dan melanjutkan serangan pada hari lain, serangan ini terjadi selama tiga hari berturut-turut, Hasilnya, ada 12 kota sekaligus 500 desa sudah diduduki oleh Pyongyang. Kondisi memanas ini membuat pemimpin Korsel akhirnya pindah dari Seoul menuju ke Taejon dan berusaha meminta bantuan,

    Sejarah perang Korea tidak akan lepas dari Amerika Serikat yang ikut membantu Syngman Rhee. Mereka menjadi pasukan korsel dan berjuang dengan alasan memerangi komunisme di kawasan tersebut. Bukan hanya di medan perang, pihak AS membantu Seoul dalam upaya menjatuhkan hukuman ke Korut melalui sidang umum PBB.

    Tetapi hal itu seperti sulit dan tidak membuahkan hasil. Kim II Sung bersama Soviet berhasil meraih simpatisan rakyat selatan, karena janjinya akan memperbaiki nasib mereka bila setuju bergabung. Kondisinya semakin parah terlebih saat China ikut dalam medan perang.

  4. Perjanjian Damai

    Pertempuran terus terjadi, saat ini Korsel dibantu oleh PBB dan sejumlah negara yang mampu merebut Seoul dan memukul mundur Korut. Mengetahui kondisi ini tidak akan pernah selesai, perundingan diupayakan. Kedua negara dan PBB melalui beberapa tokoh mencoba melakukan pembicaraan, mulai dari Kaesong (1951) dan Panmunyom (1953).

    Keduanya menghasilkan kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata dan terjadi pada 27 Juli 1953. Dalam perundingan ini juga disampaikan tentang perbatasan wilayah antar kedua negara. Sampai saat ini kawasan itu masih dijaga ketat oleh para penjaga dan meminimalkan terjadinya gesekan.

Sejarah perang Korea masih terus berlanjut dan belum akan usai, justru semakin memanas melihat keduanya mulai memasang satelit mata-mata, meningkatkan militernya, dan siap melakukan peperangan