Mengenal Perusahaan Manufaktur Indonesia dan Contohnya

115 views 7:16 am 0 Comments January 25, 2024

Perusahaan manufaktur Indonesia lebih dikenal dengan pabrik, merupakan salah satu penggerak perekonomian dalam negeri. Perusahaannya sendiri menjual berbagai bahan mentah atau bahan baku, juga berbagai produk setengah jadi.

Perusahaan manufaktur umumnya menyesuaikan permintaan pasar dalam menghasilkan produk-produknya. Oleh karena itu, prosesnya melibatkan berbagai faktor seperti sumber daya manusia, sumber daya alam, juga alat-alat mesin.

Contoh Perusahaan Manufaktur Indonesia

Ada cukup banyak contoh perusahaan manufaktur Indonesia dalam berbagai sektor seperti industri dasar dan kimia, barang konsumsi, juga industri. Berikut adalah beberapa contoh perusahaan manufaktur yang sudah terdaftar Bursa Efek Indonesia (BEI).

  1. PT Semen Indonesia (SMRG)

    SMRG merupakan salah satu pabrik terbesar dalam bidang subsektor industri semen dengan beberapa kegiatan usaha bidang produksi. Kegiatan usahanya sendiri meliputi penambangan, penggalian atau pengolahan bahan mentah, juga pengolahan bahan pokok.

    Selain itu, SMRG juga bergerak dalam bidang perdagangan, pemasaran, juga distribusi beragam bahan baku maupun hasil produksi semen. Pemasaran produknya sendiri tidak hanya di dalam negeri namun hingga pasar internasional.

    Salah satu perusahaan manufaktur Indonesia ini sudah berdiri sejak tahun 1953 dan sekarang sudah memiliki empat pabrik di Gresik, Tuban, Padang, dan Tanosa. PT Semen Indonesia juga memiliki TLCC yang berada di Quiang Ninh, Vietnam.

  2. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

    TKIM merupakan perusahaan yang sudah berdiri sejak tahun 1972, merupakan industri manufaktur yang memproduksi kertas. Pabrik TKIM berada di Sidoarjo, meski demikian kantor pusatnya berada di Jakarta.

    Pabrik kertas ini memiliki visi untuk memproduksi pulp dan paper secara efisien serta inovatif dengan praktik kehutanan bertanggungjawab. Ada cukup banyak hasil produksi dari TKIM, termasuk kertas khusus, kertas karbon, buku latihan, alat-alat tulis, amplop, dan lainnya.

  3. Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA)

    JPFA merupakan perusahaan manufaktur Indonesia terbesar dalam sektor agri-food dan bergerak dalam subsektor pakan ternak. Perusahaannya sendiri sudah beroperasi komersil sejak tahun 1975 dan terus berkembang hingga saat ini. Beberapa bisnisnya termasuk peternakan ayam, pembuatan pakan ternak, vaksin hewan ternak, juga pengolahan unggas.

    Tidak hanya itu saja, JPFA juga memiliki lini bisnis budidaya ikan, udang, juga peternakan sapi. JPFA membagi unit bisnisnya menjadi beberapa divisi seperti unggas, daging, vaksin, aquaculture, dan sebagainya. Sementara penjualan produk protein hewani dalam bentuk makanan olahan frozen seperti merk So Good dan So Nice.

  4. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)

    PT Indofood menjadi salah satu perusahaan manufaktur Indonesia yang mungkin tidak asing lagi di telinga masyarakat. Hal ini karena ICBP memiliki berbagai merk terkenal seperti Indomie, Supermi, Indomilk, dan sebagainya. ICBP sendiri sebenarnya merupakan anak perusahaan PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF).

    Kegiatan operasional berada di 50 pabrik dengan lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. PT Indofood memiliki enam divisi seperti mi instan, produk susu, penyedap makanan, makanan ringan, nutrisi dan makanan khusus, juga minuman. ICBP juga memiliki bisnis kemasan dan karton untuk memenuhi kebutuhan usaha utamanya.

  5. PT Gudang Garam Tbk (GGRM)

    PT Gudang Garam merupakan perusahaan manufaktur Indonesia ternama dalam bidang industri barang konsumsi subsektor rokok. Sudah berdiri sejak tahun 1958, produsen rokok kretek ini juga sudah dikenal secara luas hingga mancanegara.

    Pabrik yang berada di Kediri, Jawa Timur ini memiliki cukup banyak variasi produk seperti sigaret kretek klobot, sigaret kretek linting-tangan, huga sigaret kretek linting-mesin. Beberapa merknya seperti Gudang Garam Family, Surya, GG Family, dan lainnya.

  6. PT Kimia Farma (KAEF)

    Kimia Farma menjadi perusahaan farmasi pertama Indonesia yang berdiri sejak tahun 1817. Perusahaan manufaktur Indonesia ini bergerak dalam sektor barang konsumsi dengan subsektor farmasi dengan pelayanan kesehatan lengkap. Perlayanan kesehatan KAEF sendiri telah terintegrasi dari klinik, apotek, juga laboratorium klinik.

    Selain itu, terdapat juga manufaktur farmasi, riset dan pengembangan, perdagangan, distribusi, pemasaran, juga ritel dalam bidang usahanya. KAEF telah membangun enam pabrik dengan spesialisasi produksi masing-masing sepertietikal, obat bebas, generik, lisensi, juga bahan baku. Hal ini sendiri bertujuan untuk mengurangi bahan baku obat impor dari luar negeri.

  7. PT Astra International Tbk (ASII)

    ASII tidak hanya bergerak dalam bisnis otomotif saja, namun juga membagi bisnisnya menjadi enam segmen. Segmen tersebut terdiri dari jasa keuangan, alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, agribisnis, infrastruktur dan logistik, teknologi informasi, juga properti.

    Sudah beroperasi sejak tahun 1957, perusahaan manufaktur Indonesia ini sudah memiliki 58 anak perusahaan. Produknya mulai dari kelapa sawit, batu bara, kendaraan bermotor, alat berat, layanan logistik, hingga layanan pembiayaan dan asuransi.

  8. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL)

    PT Sri Rejeki Isman Tbk merupakan perusahaan manufaktur Indonesia dalam bidang tekstil dan garmen terbesar di Asia Tenggara, lokasinya ada di Sukoharjo. Perusahaan ini sendiri lebih dikenal dengan sebutan Sritex oleh masyarakat.
    Sritex memiliki empat ini produksi meliputi pemintalan, penenunan, finishing, hingga busana jadi. Perusahaan ini sudah memproduksi seragam militer Indonesia serta 35 negara lainnya termasuk NATO.

Perusahaan manufaktur atau yang lebih dikenal dengan pabrik merupakan salah satu penggerak perekonomian dalam negeri. Ada cukup banyak contoh perusahaan manufaktur Indonesia yang cukup terkenal bahkan hingga mancanegara.